PANDUAN KEBIDANAN

Apa itu KEBIDANAN ? 
Siapa itu BIDAN ? 
Apa yang dipelajari dari KEBIDANAN ? 
Apa saja kegiatan BIDAN ? 
Bagaimana perkembangan BIDAN sampai saat ini ?
 Apakah pertanyaan tersebut sama dengan apa yang kamu tanyakan? Semua pertanyaan ini akan saya ulas satu persatu. Semoga bisa terjawab sedikit demi sedikit ya.☺

Apa itu KEBIDANAN ?


Apa yang pertama kamu pikirkan saat mendengar kata kebidanan ? Tenaga Kesehatan ? Iya tepat sekali, kebidanan itu bagian dari bidang kesehatan. Kebidanan identik dengan seragam putih biru atau seragam putih-putih. Mungkin kamu pernah melihatnya atau ada temanmu yang sekolah di program kebidanan. 


PANDUAN KEBIDANAN
PANDUAN KEBIDANAN ( DOKUMEN FENNY )

Kebidanan adalah bagian dari kesehatan khususnya ilmu kedokteran. Nah, kebidanan ini khusus menangani siklus reproduksi seorang wanita serta bayi dan balita. Apa yang dimaksud reproduksi seorang wanita ? Klik DISINI untuk mengetahui lebih lanjut tentang Reproduksi Wanita.

Tahu nggak sih kata KEBIDANAN itu berasal dari mana ? Ternyata kata kebidanan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu widwan. Kata widwan ini artinya cakap. Kata cakap dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) sama halnya dengan :
1. sanggup melakukan sesuatu, mampu, dapat
2. pandai, mahir
3. mempunyai kemampuan mengerjakan sesuatu
4. bagus rupanya, cantik, rupawan
5. bagus, elok
6. patut, serasi
7. tangkas, cekatan (tidak lamban)

Wah, ternyata arti dari widwan atau kebidanan itu bagus-bagus semua ya. Kalau kamu seorang bidan bukan kah merasa tersanjung dengan hal ini? Cukup senyum-senyum saja. Tapi jangan terlena rekan sejawat. Seperti saya jelaskan sebelumnya arti kebidanan begitu banyak dan hampir semuanya mengisyarakatkan sosok yang tangguh, kuat, terampil, tidak lamban, dan mampu atau ahli dalam bidangnya.

Kebidanan ini memiliki ilmunya tersendiri yaitu Ilmu Kebidanan. Ilmu Kebidanan disebut Maternity Care atau Pelayanan Kebidanan. Sebelumnya alangkah lebih baik lagi jika sudah membaca postingan saya mengenai Sejarah Bidan. Klik DISINI untuk mengetahui lebih lanjut tentang Sejarah Bidan.

Pelayanan kebidanan atau Maternity Care diciptakan untuk menjamin setiap wanita hamil dan menyusui bisa memelihara kesehatannya dengan sempurna. Sempurna yang diinginkan adalah wanita hamil bisa sehat tanpa gangguan apa pun. Serta wanita menyusui bisa merawat bayinya sebaik-baiknya.


Siapa itu BIDAN ?

Setelah membaca artikel saya sebelumnya, apakah sudah terbayang bidan itu seperti apa ? Mereka itu wanita atau pria ? Btw, bidan di Indonesia adalah wanita. Sedangkan bidan di luar negri tidak cuma wanita guys. Bidan di luar sana ada dari kalangan pria juga lho.

Siapa itu bidan? Bidan itu seseorang yang membantu persalinan. Apakah cukup dengan arti tersebut? Apakah setiap orang yang membantu persalinan disebut bidan? Lalu apa perbedaan bidan dengan dukun beranak (di daerah saya disebut paraji)? 

Bidan adalah sebuah profesi bagi seseorang yang telah menyelesaikan program kebidanan yang memiliki keahlian atau kepandaian melakukan asuhan pada setiap siklus reproduksi wanita. Itulah bedanya bidan dengan dukun beranak atau paraji. Bidan memiliki legalitas atas profesi ini dengan menyelesaikan program kebidanan. Bidan memiliki kode etik profesi dan berada di bawah naungan salah satu organisasi profesi. Organisasi profesi yang melindungi bidan adalah IBI (Ikatan Bidan Indonesia).

Namun tidak bisa kita pungkiri bahwa tenaga dukun beranak memiliki andil yang besar dalam pelayanan kebidanan sejak dulu kala. Seiring dengan kemajuan teknologi maka ditemukannya berbagai disiplin ilmu. Maka peralatan medis pun dalam bidang kesehatan memiliki kemajuan. Bahkan sampai saat ini kita masih bisa melihat peran serta dukun beranak atau paraji dalam pelayanan ibu dan anak. Walau pun peran tersebut adalah kemitraan dengan bidan. Bidan harus bermitra dengan dukun beranak atau paraji. Karena bagaimana pun kita tidak bisa menyingkirkan hal-hal yang menjadi kepercayaan masyarakat. Alangkah lebih baiknya jika kita bisa bermitra dengan mereka.

Pada saat saya praktik kebidanan ada beberapa dukun beranak yang sudah terlatih. Bahkan ada pula dukun beranak atau paraji laki-laki yang masih eksis dalam kehidupan masyarakat. Hal ini terkadang menjadi polemik di masyarakat. Di sisi lain terdapat kepercayaan yang kuat dari masyarakat terhadap adat-adat tertentu namun di sisi lain pelayanan kebidanan yang syarat dengan jaminan ilmu kesehatan lebih diutamakan.

PANDUAN KEBIDANAN
PANDUAN KEBIDANAN
Foto di atas ini dokumen saya sendiri waktu tingkat satu program D III Kebidanan. Sekarang sudah terbayang seorang bidan itu bagaimana bukan. Mahasiswa kebidanan atau calon bidan sendiri identik dengan seragam putih biru atau putih-putih. Nah sebenarnya seorang bidan sungguhan atau seseorang yang sudah lulus dari akademi kebidanan juga sama memakai seragam putih-putih. Ada pula bidan yang tidak memakai seragam putih-putih. Konteksnya bukan hanya dilihat dari seragam. Namun dari profesi itu sendiri. Di artikel selanjutnya saya akan jelaskan mengenai pembagian tugas bidan. 


Apa yang dipelajari dari KEBIDANAN ?

Kebidanan mempelajari segala hal yang ada kaitannya dengan profesi bidan. Hal yang dipelajari adalah dasar-dasar ilmu kebidanan hingga berbagai asuhan kebidanan dalam mencapai tujuan lahirnya seorang bidan profesional. Ilmu Kebidanan mempelajari siklus reproduksi wanita. Mulai dari menarche, wanita hamil, wanita menyusui, nifas, menopause serta bayi dan balita.

Ilmu kebidanan juga menitikberatkan pada proses alamiah yang dipertahankan dalam daur hidup reproduksi wanita. Namun dalam prosesnya seorang bidan harus mempelajari hal yang bersifat normal maupun patologi atau kelainan. Hal ini dimaksudkan agar seorang bidan mempunyai batasan tertentu dalam profesinya yang tertuang dalam peraturan dan kebijakan pelayanan kebidanan.

Ilmu dasar yang wajib dipelajari dalam kebidanan biasanya terdiri dari asuhan kebidanan. Asuhan kebidanan terdiri dari asuhan kehamilan, asuhan persalinan, asuhan nifas, asuhan bayi dan balita, patologi, asuhan KB (Keluarga Berencana), serta asuhan komunitas. Sebenarnya masih banyak lagi hal-hal mendetail yang dipelajari dalam kebidanan. Insya Alloh saya akan jabarkan sedikit demi sedikit.

Apa saja kegiatan BIDAN ?


Seorang bidan memiliki banyak kegiatan. Setelah membaca artikel saya mengenai Peran Bidan, kamu akan lebih mengerti kegiatan-kegiatan bidan yang lumayan menguras waktu. Selain tugas dan kewajibannya ternyata profesi bidan memiliki kegiatan-kegiatan yang banyak dan pastinya bermanfaat bagi masyarakat. Apa saja itu ?

Kegiatan bidan tidak terlepas dari segala bentuk kesehatan hidup manusia. Bidan kesehatan yang begitu kompleks harus dipahami oleh seorang bidan. Berkali-kali kebidanan mengajarkan bahwa kita harus siap dan sigap dalam kondisi apapun, dimanapun, dan dengan siapapun.

Adapun kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kebidanan diantaranya :

  • Kegiatan Bidan dengan Institusi
Institusi disini bisa merupakan kegiatan kebidanan di akademi kebidanan bagi mahasiswa. Atau bagi bidan profesional bisa berupa kegiatan bidan dengan Rumah Sakit, BPM atau Puskesmas, dan lain sebagainya. Kegiatan yang dilakukan bidan dengan institusi bisa berupa imunisasi, asuhan kebidanan, promosi kesehatan dll.
PANDUAN KEBIDANAN
Imunisasi di BPM (doc.pribadi)
(doc. sudah mendapat persetujuan klien)
  • Kegiatan Bidan dengan Organisasi
Organisasi yang menaungi bidan disebut IBI (Ikatan Bidan Indonesia). Selama saya masuk perkuliahan bidan hingga akhirnya menjadi bidan seperti sekarang ini, saya mengikuti beberapa kegiatan bidan. Organisasi Bidan sangat aktif dan produktif menghasilkan banyak kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan bidan khususnya. Kegiatan tersebut diantaranya adalah promosi kesehatan, seminar, pelatihan dsb.
PANDUAN KEBIDANAN
IKAMABI (Ikatan Mahasiswa Bidan Indonesia)
doc.pribadi

PANDUAN KEBIDANAN
Seminar Robin Lim (doc.pribadi)

  • Kegiatan Bidan dengan Masyarakat


Ketika bidan ditempatkan dimanapun. Hal yang pertama dilakukan adalah pendekatan dengan tokoh masyarakat. Kemudian menciptakan kegiatan-kegiatan bermanfaat terhadap masyarakat. Kegiatan yang dilakukan bisa berupa penelitian, promosi kesehatan, donor darah dan masih banyak lagi contohnhya. Berikut ini dokumentasi penelitian saya dan teman-teman mengenai tumbuh kembang bayi dan balita.
PANDUAN KEBIDANAN
Mengamati tumbuh kembang bayi dan balita (doc.pribadi)

PANDUAN KEBIDANAN
Mengamati tumbuh kembang bayi dan balita (doc.pribadi)

PANDUAN KEBIDANAN
Mengamati tumbuh kembang bayi dan balita (doc.pribadi)

Bagaimana perkembangan BIDAN sampai saat ini ?


Perkembangan bidan amat sangat pesat dari waktu ke waktu guys. Hal ini terlihat dari sejarah pelayanan kebidanan dari masa lalu yang tak bisa kita lupakan begitu saja. Bukannya Bung Karno pun bilang jangan sekali-kali kita melupakan yang namanya sejarah ya. JAS MERAH dong ! 

Kemajuan ini terlihat dari derajat kesehatan ibu dan anak yang semakin terpenuhi. Perkembangan bidan di berbagai negara itu berbeda-beda. Namun seiring dengan tingkat pengetahuan dan ilmu yang semakin pesat seharusnya sebanding dengan meningkatnya derajat kesehatan masyarakat terutama ibu dan anak. 
Perkembangan Bidan
Sketsa Perkembangan Bidan

Peningkatan AKI dan AKB pun menjadi momok yang menakutkan bagi para tenaga kesehatan terutama bidan. Isyu ini selalu menjadi indikator penting bagi kemajuan pelayanan kita. Walau pun sejatinya indikator yang tidak boleh dilupakan adalah Angka Kleahiran dan juga Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index.

Belum ada tanggapan untuk "PANDUAN KEBIDANAN"

Post a Comment